Selasa, 04 Februari 2014

DAUN JATI BELANDA UNTUK DIET?

Apakah anda pernah mendengar bahwa daun jati belanda adalah ramuan yang digunakan sejak dahulu untuk mengurangi lemak dalam tubuh (diet)? kalau belum mari kita coba kuak tentang asal usul si daun jati belanda ini dan apa hubungannya dengan diet?


TANAMAN JATI BELANDA

  Tanaman ini berasal dari benua Amerika yang dibawa ke Indonesia oleh orang Portugis, tanaman ini berdaun cukup lebar jadi dulu sering digunakan untuk perindang atau peneduh rumah,tumbuh di pekarangan dan tumbuh juga di hutan-hutan liar.

MANFAAT

  Tanaman jati belanda hampir keseluruhan bagiannya seperti biji, daun dan kulit kayu jati belanda diyakini bisa mengatasi berbagai penyakit diantaranya bijinya digunakan untuk mengobati batuk dan diare, daunnya digunakan untuk mengobati penyakit kaki gajah, dan kulit kayunya digunakan untuk tonikum dan mengobati penyakit lepra dan herpes.

DAUN JATI BELANDA & DIET

  Masyarakat pada umumnya khususnya di pulau Jawa telah menggunakan air rebusan jati belanda sebagai ramuan alami untuk melangsingkan tubuh atau biasa disebut dalam bahasa jawa ramuan galian singset, simple sekali ternyata, lantas bagaimana bisa daun jati belanda bisa berkhasiat untuk melangsingkan berat badan ?, ternyata hal tersebut diperkuat dengan beberapa penelitian yang membuktikan bahwa daun jati belanda mampu mengurangi berat badan secara alami, cara kerjanya ialah dengan mengurangi pembentukan lemak pada tubuh.

ADAKAH EFEK SAMPING?

  Pada dasarnya Herbal itu bersifat alami selama tidak ada zat kimia di dalamnya, daun jati belanda berarti termasuk didalamnya karena bersifat alami, namun yang perlu diperhatikan disini adalah prosesnya pengolahannya, jika prosesnya baik maka baik pula manfaatnya namun sebaliknya jika prosesnya buruk tidak menutup kemungkinan justru menimbulkan masalah. Untuk daun jati belanda terkandung di dalamnya tannin, resin, musilago, flavanoid, asam fenolat, zat pahit, karotenoid, terpen, sterol, friendelon-3-alfa-asetat, alkoloida, minyak lemak dan masih banyak lagi lainnya, coba kita perhatikan di dalam daun jati belanda terdapat kandungan tanin dimana tanin bersifat keset dalam bahasa  jawa (sepet) seperti yang ada di dalam teh, yang jika tidak diperhatikan pengolahannya akan berdampak kurang baik di usus, namun jika pengolahannya baik maka kandungan tanin akan berkurang, dan anda bisa mengkonsumsinya dengan tenang, lantas bagaimana cara yang benar? kalau menurut saya, sekarang tak perlu bingung, karena banyak produsen herbal yang meproduksi daun jati belanda menjadi ekstrak siap seduh, tentunya mereka sudah menggunakan teknologi dan peralatan yang modern dengan pengawasan yang baik juga. Kalau mau mengolah sendiri di rumah juga bisa, tapi dengan peralatan sederhana anda harus lebih memperhatikan kebersihan baik alat maupun bahan bakunya.

TAMBAHAN


  Ini adalah tambahan pengetahuan bagi anda yang berkunjung di blog saya tentang manfaat lain daun jati belanda :
  1. Meningkatkan kadar HDL ( high density lippoprotein ) sehingga kadar kolestrol dalam sel menurun dan melindungi pembuluh darah jantung.
  2. Obat keputihan bagi wanita
  3. Mengencangkan kembali otot rahim setelah melahirkan
  4. Mengatasi diare dan peryt kembung
  5. Karena mampu mengurai lemak, maka cocok untuk diet alami
  6. Menurunkan kolestrol alam tubuh.


TERIMA KASIH atas kunjungan anda di blog saya, simak pula artikel herbal lainya di blog ini, semoga bermanfaat bagi semua
Ada lho madu yang digunakan untuk diet...pengen tahu?? →KLIK DISINI←