Kamis, 05 September 2013

CARA KERJA MADU DALAM TUBUH

     Selama ini kita meyakini manfaat madu berdasarkan Al-Qur'an dan hadist nabi SAW, namun madu jika ditinjau dari sisi medis juga bisa di jelaskan manfaatnya bagi tubuh, salah satunya dengan melihat cara kerja zat-zat yang terkandung pada madu tersebut jika di konsumsi tubuh, silahkan langsung saja di simak.

- Madu bersifat antibiotic, anticeptc dan antifungal, yang berfungsi menghambat dan menghentikan bakteri patogen, microorganisme dan juga jamur.

- Madu bersifat antioxidant, yang akan mengendalikan radikal bebas yang ada di dalam tubuh kita. Radikal bebas atau biasa disebut Reactive Oxygen Metabilities (ROM) jika tidak dikendalikan bisa menyebablan inflamasi akut, asthma, anthritis, tendonitis, dan borok pada luka. Dengan pengendalian antioxidant dari madu ROM dapat bekerja efektif pada tubuh kita, tetapi tidak sampai menimbulkan inflamasi yang akut.

- Madu bersifat Herbal Tonic dari berbagai phytochemicals yang terkandung di dalamnya. Phytochemicals tersebut selain membantu penyembuhan juga mampu menjaga metabolisme tubuh. Salah satu kelas phytochemicals yang berperan penting dalam pengobatan ialah yang sering disebut flavonoid yang berasal dari berbagai tanaman obat dan tanaman pangan (di alam bebas terdapat banyak sekali tanaman obat yang tidak diketahui manusia, namun diketahiu oleh lebah dengan petunjuk Allah).

- Melalui kadar airnya yang rendah dan sifat hygrokopisnya madu dapat menyerap cairan dalam bakteri, jamu dan microorganisme lain, sehingga mereka tidak dapat tumbuh. Sifat dan cara kerja ini yang membuat madu cocok untuk luka luar.

- Ketika madu bercampur dengan cairan tubuh enzim glucose oxidase yang terkandung di dalamnya akan aktif dan menghasilkan hydrogen peroksida yang sangat efektif berperan sebagai antiseptic dan anti inflamatory.

Mungkin masih banyak lagi fakta medis tentang madu, silahkan kunjungi selalu blog ini untuk tahu lebih banyak tentang kesehatan. Terimakasih. 

Minggu, 01 September 2013

Kisah Penuh Makna Tentang Kesehatan


Sebut saja namanya Andhita. Dia seorang pebisnis muda yang supersibuk. Aktivitasnya demikian tinggi, baik untuk mengurusi segala tetek-bengek bisnisnya maupun untuk bersosialisasi dengan orang lain dari berbagai kalangan. Di sela-sela kesibukannya itu, dia sering bersantai bersama beberapa kawan di kafe. Di situ dia memesan kopi dengan beragam jenis racikan atau jenis-jenis minuman yang ditawarkan.
Penampilan sehari-harinya selalu terlihat trengginas, lincah, dan tak sekali pun koleganya melihat dirinya tampak kurang sehat. Tapi pada suatu hari dia masuk rumah sakit. Dokter mendiagnosis penyakitnya: ginjalnya terganggu akibat adanya perobekan pada glomerulus ginjal. Dokter mengatakan gejala penyakit itu akibat kekurangan konsumsi air putih. Ginjalnya kesulitan ketika harus menyaring racun dalam darah. Darahnya yang mengental menimbulkan perobekan itu. Andhita baru sadar, hampir setiap hari dia hanya mengonsumsi satu gelas saja air putih ketika bangun tidur.
Beruntung, penyakit Andhita tidak menjadi lebih parah, misalnya harus menderita gagal ginjal yang mengharuskannya cuci darah setiap saat. Sakitnya itu membuat dia harus rela berbaring di rumah sakit selama beberapa waktu. Banyak urusan bisnisnya yang terbengkalai. Dokter menyarankan perempuan muda itu untuk tidak mengabaikan hal-hal kecil seperti kebutuhan konsumsi air putih setiap harinya, juga berolahraga, seringan apa pun jenis olahraganya.
Ya, Anda mungkin saja orang yang sangat populer, diidolakan, kaya dan bisa bergaul dengan banyak kalangan. Hidup Anda sangat aktif dan dinamis. Tapi semua itu akan terganggu ketika mendadak Anda sakit. Ketika kesehatan tubuh Anda terganggu, banyak hal dalam hidup Anda yang ikut terpengaruh. Ketika itulah Anda mungkin baru menyadari kebenaran pepatah China bahwa “kesehatan adalah kekayaan yang sebenarnya.”
Benar, kesehatan tidak dapat diukur dengan harta sekali pun. Emas yang murni, permata yang indah, bahkan berlian yang berkilau pun tidak dapat menandingi mahalnya kesehatan itu. Buktinya, banyak orang yang terbaring lemah dalam gelimang harta tanpa bisa menikmatinya.
Sayang sekali, kadang-kadang kita sering menganggap sepele hal-hal kecil yang berkenaan dengan pola penjagaan kesehatan kita. Baru ketika sudah terserang penyakit, barulah mengeluh dan sadar kalau kesehatan itu tak ternilai harganya. Andhita misalnya, diamengabaikan konsumsi air putih. Terlebih lagi, dia tidak pernah berolahraga.
Menjaga dengan Benar
Ya, memiliki tubuh yang sehat adalah keinginan kita semua. Sebab, dengan tubuh yang sehat kita dapat melakukan hal apa saja tanpa diganggu banyak persoalan. Jadi, bagaimana pun juga, kita harus menjaga kesehatan dengan benar.
Orang bilang, kesehatan itu mahal harganya. Itu ucapan yang tak bisa dibantah lagi. Bayangkan ketika ada bagian tubuh kita yang sakit, berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk mengobatinya. Tapi ucapan itu bisa kita balik bahwa bukan sehat yang mahal melainkan sakit. Sebab, untuk hidup sehat itu mudah dan tidak perlu repot-repot misalnya mengeluarkan biaya banyak. Dengan cara-cara sederhana pun kita juga bisa tetap sehat, asalkan dilakukan dengan rutin dan didasarkan oleh kemauan diri sendiri.Cukup berolahraga teratur, asupan makanan bergizi, dan istirahat yang cukup.
Jadi ini soal bagaimana kita berdisiplin menjaga pola hidup sehat untuk diri kita. Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda untuk menjalani pola hidup sehat.
1. Olahraga secara teratur
Cara ini adalah cara yang paling baik dan yang paling mudah dilakukan agar kesehatan kita tetap terjaga. Dengan berolahraga, peredaran darah dan oksigen akan berjalan dengan lancar, sehingga tubuh tetap sehat dan segar.
Berolahraga teratur seminggu tiga kali dan lamanya kurang lebih sekitar 45 menit, itu sudah cukup. Tidak usah olahraga yang berat-berat, cukup berlari, berjalan kaki, atau bersepeda. Anda bisa menambahkan jenis-jenis olahraga kebugaran misalnya di fitness center secara teratur.
2. Memanfaatkan Waktu Rehat
Aktivitas sering kali membuat kita lupa untuk melakukan olahraga dan lupa akan pola hidup sehat. Kebanyakan dari kita beranggapan kesibukan akan pekerjaan jauh lebih penting dibandingkan dengan menjaga kesehatan tubuhnya sendiri. Sehingga banyak sekali yang diabaikan karena pekerjaan. Nah, mulai sekarang, di sela-sela aktivitas pekerjaan, manfaatkan waktu rehat sebaik-baiknya.
3. Istirahat yang cukup
Jika sudah lelah bekerja, jangan paksa tubuh Anda untuk bekerja lebih lama lagi. Tidur adalah sebaik-baiknya istirahat. Meskipun disarankan waktu tidur minimal 8 jam per hari, tapi soal lamanya bisa Anda tentukan sendiri, dengan syarat tidur Anda berkualitas.
4. Makan makanan yang bervitamin dan sehat
Jangan sembarangan untuk memakan makanan. Pilihlah makanan yang sehat dan mengandung banyak vitamin seperti sayuran, ikan, dan buah-buahan. Hindari makan goreng-gorengan dan makanan yang mengandung banyak lemak, karena hal tersebut dapat merusak sel tubuh. Hindari juga makanan yang mengandung pengawet, karena kandungan didalamnya sangat berbahaya untuk tubuh.
5. Banyak minum air putih
Disarankan minumlah air putih kurang lebih 8 gelas per hari. Hal tersebut berguna untuk memperlancar aliran darah ke organ tubuh. Hindari berbagai minuman yang mengandung soda.
6. Jangan merokok
Sebagaimana kita ketahui, rokok memang tidak disaran untuk di konsumsi. Rokok mengandung berbagai macam penyakit berbahaya. Bahan pembuatannya menjadi racun bagi tubuh kita, sehingga lama kelamaan fungsi organ tubuh akan menurun. Akibatnya, berbagai penyakit menyerang tubuh kita. Untuk itu, hindarilah rokok sejak dini.
7. Minum susu
Susu merupakan sumber kalsium yang baik dan bermanfaat untuk memperkuat tulang agar tidak mudah keropos. Minumlah susu dua kali sehari secara rutin.
Masih banyak cara lain untuk menjaga pola hidup sehat kita. Tapi yang terpenting adalah bagaimana kita mendisiplinkan diri untuk hidup sehat. Sebab kesehatan itu mahal harganya, bukan lantaran kita harus mengeluarkan biaya banyak ketika kita sakit, tapi juga bayak hal dalam kehidupan dan aktivitas sehari-hari kita yang terganggu.